Posting terbaru....

Wednesday, April 23, 2008

Baris Pendet : tarian Sakral Untuk Para Dewa


Baris pendet.
Ini merupakan salah satu Tarian yang Sakral. kenapa??
di Bali ada 2 jenis tarian yaitu Tarian untuk upacara, dan Tarian Wewalian(tontonnan).
Baris Pendet merupakan Tarian untuk Upacara. Setiap Upacara Besar, selalu ada Tarian ini dimana Tari Baris Pendet ini adalah salah satu ornament upacara yang harus ada.
Tari Baris Pendet adalah Tari Baris yang Asli. semua Tari Baris berasal dari pengembangan Tari Baris Pendet ini.
Di bali sekarang hanya seberapa orang yang bisa menarikannya seperti Aslinya. Banyak yang menggabungkannya dengan Baris Tunggal. Ini termasuk Kuno loh!!!!
Tarian ini di Tarikan dengan membawa sesajen berupa Canang Sari(kumpulan bunga dan daun yang melambangkan keindahan dan Tuhan). Biasanya diTarikan oleh 8-10 orang.
karena sakralnya, kalian benar-benar akan jarang sekali untuk melihat Tari Baris Pendet ini. selain itu Tari Pendet ini tidak mengharuskan memakai kostum Baris. Hanya pakaian adat Bali biasapun tidak masalah.
Gw sering nari Tarian ini di Pura gw. Yang gw bingung ya, gw trus liatin orang-orang tua nari. dan gw ikutin katanya belum juga kaya yang Asli masih tetep seperti Baris Tunggal(gw bisanya yang ini).
ya kalo kalian bisa nemuin yang Asli, woh. bersyukurlah. orang Bali aja belum tentu nemu.^^

5 ForU comment:

Anonymous June 14, 2009 11:46 PM  

Om Swastyastu....

Gw tertarik bgt ney ngebahas ttg Tari Baris Pendet....
ada deskripsi yg lebih spesifik ga?
atau bisa kasih info ga kira2 gw bisa nemuin Tari Baris Pendet ni di daerah mana?
tengkyu
-ayu-

Om Canti, Canti, Canti Om

anta June 17, 2009 6:13 PM  

Om Swastyastu

terima kasih telah berkunjung
untuk yang lebih spesifik, kemarin gw juga sempat nulis beberapa tarian baris lain. Tari Baris pendet ini yang asli jarang sekali di Bali. di Desa gw ada tepatnya di Mengwi, ada penari baris sudah tua sekali, hanya beliau yang bisa nari baris pendet.
tarian pendet ini sering sekali di lakukan saat ada upacara, sagung tau kan kalo upacara di Bali pasti ada pendet segala. nah itu adalah tari Baris Pendet untuk laki-laki.
Bedanya hanya sedikit dengan tari baris tunggal, terletak di babak ke 3 saja. kalo baris tunggal babak ke 3 mirip dengan babak 1 tapi untuk baris Pendet itu babak 3 mirip dengan babak 2.
untuk gerakannya. lumayan mirip. tetapi ada beberapa gerakan yang tidak digunakan. Baris tunggal adalah pengembangan tarian baris yang dikembangkan dari penggabungan beberapa tarian. tetapi Baris pendet adalah dasarnya. gerakannya hanyalah kombinasi dari gerakan dasar tarian laki-laki seperti : ulap-ulap, malpal dan agem. dasar sekali. Daris sinilah disebutkan, kalo tari Baris pendet ini adalah dasar dari setiap tarian di Bali. tetapi memang dasarnya orang Bali itu seniman semua, sering kali tarian ini dimodifikasi sedikit sehingga lebih indah lagi.

mungkin segitu dulu gung

Ariel August 20, 2009 9:15 PM  

malysia klaim tari pendet !!!

http://www.republika.co.id/berita/70403/Malaysia_Klaim_Tari_Pendet_Bali

Ariel August 20, 2009 9:17 PM  

http://www.republika.co.id/berita/70403/Malaysia_Klaim_Tari_Pendet_Bali

Ariel August 20, 2009 9:18 PM  

JAKARTA--Malaysia kembali mengklaim budaya Indonesia -- tarian pendet, Bali -- menjadi budaya mereka yang dicantumkan dalam iklan visit year mereka. Sebelumnya, mereka telah mengklaim angklung, reog Ponorogo, batik, Hombo Batu, dan Tari Folaya.

Budayawan, Radhar Panca Dahana, mengatakan pengklaiman budaya Indonesia oleh Malaysia untuk kesekian kalinya merupakan kesalahan pemerintah Indonesia sendiri. "Ya tidak apa-apa lah, kita juga suka mengambil budaya lain untuk untuk promosi," katanya kepada Republika, Rabu (19/8).

Ia menilai kecolongan budaya tersebut sebenarnya sebuah cermin atau refleksi. Ia menilai kita terluka dan malu, karena kita sadar sebagai pemilik kebudayaan itu kita tidak memperhatikannya. "Selama ini kebudayaan dipinggirkan, pemerintah dan masyarakat tak lagi peduli," ujarnya.

Sedangkan negara lain, seperti Malaysia, kata Radhar, membutuhkan ekstensi kebudayaan, karena kebudayaan adalah senjata terbaik untuk diplomasi internasional. Potensi bisnisnya bagus. "Malaysia tahu mereka kekurangan budaya, mereka pintar melihat kebudayaan negara tetangganya, dan mereka menghargai budaya untuk mencari keuntungan, sedangkan pemerintah kita tidak peduli. Hanya peduli pada olahraga dan program lainnya," katanya.

Untuk itu, kata Radhar, kedepannya agar Indonesia tidak kecolongan lagi, pemerintah harus perhatikan kebudayaan itu. "Kita majukan budaya kita supaya kita ada di depan, munculkan budaya kita dalam upacara-upacara, acara-acara, jangan lagu-lagu masa kini yang dinyanyikan oleh Presiden kita," tandasnya. she/kpo


(sumber : republika)

  © Free Blogger Templates Spain by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP