Posting terbaru....

Friday, May 15, 2009

Sendratari Bali : Perpaduan Tarian dan Karawitan


Bali memang memiliki jenis tarian yang begitu beragam dan yang sering kita lihat adalah tarian lepas. Selain tarian lepas seperti itu, terdapat juga tarian yang dirangkai menjadi suatu drama yang begitu mempesona. menggabungkan unsur tarian dan karawitan di Bali.

Adalah I Wayan Beratha, seroang guru tari dan tabuh di Bali pada tahun 1965, menggabungkan seni Tarian dengan cerita-cerita pewayangan. Dimana ditarikan dengan tarian-tarian yang indah serta dialognya diucapkan oleh Dalang. Para penari tidaklah bersuara, hanya dalang yang menjadi narator sampai dialog antar tokohpun dilakukan oleh sang Dalang. Benar-benar mirip Wayang wong. Bedanya, Sendratari diatur sedemikian rupa hingga membentuk serangkaian tarian yang sesuai dengan cerita yang dibawakan.

Jika dilihat dari lakon atau cerita yang dibawakan, Sendratari dapat dibagi menjadi 3 jenis yaitu :

  1. Sendratari lakon Babad dan Cerita rakyat
  2. Sendratari Lakon Ramayana
  3. Sendratari Lakon Mahabarata

Sendratari Lakon Babad dan Cerita Rakyat

Sendratari ini membawakan cerita rakyat dan juga sejarah yang ada di bali. beberapa cerita rakyat yang sering dibawakan antara lain
Sampik Ingtai

Digambarkan dua sejoli yang bernama Sampik dan Ingtai berjumpa di kota Anciu (di suatu sekolah khusus untuk laki-laki). Untuk masuk ke sekolah ini Ingtai harus menyamar sebagai laki-laki. Setelah beberapa tahun sampik dan Ingtai berteman dekat, akhirnya Ingtai memberi tahukan bahwa ia adalah seorang wanita. Tentu saja hal ini membuat Sampik jatuh cinta. Keduanya kemudian berjanji untuk hidup berdua sebagai suami istri dan tetap bersama sehidup semati.
Pada masa berakhirnya sekolah mereka, keduanya harus berpisah, pulang ke daerahnya masing-masing. Sebelum keduanya berpisah, Ingtai memberikan teka-teki, agar dipecahkan sebelum saat Sampik datang meminang dirinya. Sayang sekali Sampik tidak segera dapat menjawabnya, sehingga ia datang terlambat. Ingtai sudah dijodohkan dengan pemuda kaya raya bernama Macun. Tidak tahan menahan malu dan kecewa, Sampik jatuh sakit dan akhirnya menemui ajalnya. Kematian Sampik membuat Ingtai sedih dan kehilangan. Karena janji setia yang mereka ucapkan.
Dalam perjalanan menuju ke rumah Macun, Ingtai meminta ijin untuk bersembahyang di kubur Sampik, yang diakuinya sebagai seorang temannya. Belum lama Ingtai bersembahyang, tiba-tiba kuburan Sampik terbuka. Ingtai kemudian melompat ke dalamnya. Sampik dan Ingtai akhirnya bersatu di alam keabadian.

Jaya Prana
Kisah cinta 2 insan manusia yang dipisahkan oleh keserakahan raja setelah melihat sang perempuan yang sangat cantik sekali. Drama ini sungguh tragis, dimana sang laki-laki(Jaya Prana) ditipu dan dibunuh oleh Patih utusan dari Rajanya dan mendengar suaminya meninggal sang Perempuan(Layon Sari) karena kesetiaannya tidak ingin diperistri oleh rajanya karena dia hanya mencintai Jaya Prana, akhirnya dia bunuh diri.

Raja Pala
Cerita seorang laki2 yang bernama Raja Pala dimana bertemu dengan bidadari di sungai dan menikahinya. Sang bidadari tidak dapat kembali ke kayangan karena Raja Pala menyembunyikan Selendangnya. Setelah menikah sekian lama dan mempunyai anak laki2 yang bernama I Durma, Sang bidadari akhirnya menemukan selendangnya dan kembali ke kayangan.

Arya Bebed
Sendratari Arya Bebed mengisahkan pertemuan Mahapatih Gajah Mada dengan Ni Luh Sekarini di desa Kedangan ketika mengadakan ekspedisi di Bali. Pertemuan ini berakhir dengan perkawinan dan membuahkan seorang anak bernama I Jamong. Karena pertemuan sang Mahapatih dengan putranya, beberapa tahun kemudian di Majapahit, dengan perantaraan kain pengikat pinggang-bebed, maka I Jamong diakui sebagai putra sang Mahapatih dengan nama Arya Jamong

Kebo Iwa
Atas undangan sang Mahapatih (yang menjanjikan jodoh yang cocok untuk Kebo Iwa), patih andalan Bali yang juga bergelar Kebo Wanira, berangkat ke Majapahit. Ketika Kebo Iwa tengah menggali sumur besar atas permintaan istrinya (boneka buatan Gajah Mada), pasukan Majapahit melemparinya dan menimbun sumur dengan batu. Di sinilah Kebo Iwa sadar bahwa kehadirannya di Majapahit memang untuk dibunuh.
Di hadapan Gajah Mada ia berkata bahwa ia rela mati bukan karena kalah melawan Gajah Mada melainkan demi persatuan nusantara.

Sendratari Lakon Ramayana

Sendratari ini membawakan cerita sesuai dengan kitab Ramayana, tidak lain adalah kehidupan Rama dan sintha. Secara garis besar, Sendratari ini dapat dibagi lagi menjadi 2 yaitu
Ramayana Kecil
endratari ini banyak memakai busana pewayangan Bali dengan pengolahan pada beberapa bagiannya. Cerita yang diambil dalam sendratari Ramayana ini biasanya bermula dari pengembaraan Rama, Sita dan Laksmana ditengah hutan Dandaka, munculnya Kijang Emas, dilarikannya Sita oleh Rahwana, perang Rahwana dengan Jatayu, Hanoman menghadap Rama, Hanoman diutus ke Alengka dan berakhir dengan kembalinya Dewi Sita kepada Rama.

Ramayana Besar
Adalah cerita ringkas dari ketujuh bagian atau kanda yang pernah disendratarikan selama tahun-tahun awal dari Pesta Kesenian Bali (antara tahun 1979 sampai sekarang). Semua Kanda yang telah digarap itu adalah : Bala Kanda, Ayodya Kanda, Arania Kanda, Kiskenda Kanda, Sundara Kanda, Yudha Kanda dan Uttara Kanda.Di samping itu, telah pula digarap beberapa cerita carangan seperti Arjuna Sasrabahu, Anggada Duta dan lain-lain.

Sendratari Lakon Mahabaratha

Sendratari ini melakonkan kisah hidup 2 kelompok saudara yaitu Panca Pandawa dan Seratus Korawa sesuai dengan kitab Mahabaratha. Kisah ini penuh dengan intrik, roman dan inti sari kehidupan manusia. dalam lakon ini, ada 3 macam sub dari cerita Mahabaratha yang dibawakan yaitu :
Mahabaratha kecil(Sang Kaca)
Sendratari ini mengisahkan keberhasilan sang Kaca (putra Bhagawan Baghaspati) untuk mendapatkan ilmu gaib 'sanjiwani' dari Bhagawan Sukra. Walapun kehadirannya dipertapaan ini sempat terganggu oleh ulah jahat dari Wresa Parwa dan anak buahnya yang sudah lama berguru kepada Bhagawan Sukra, berkat keperkasaannya, sang Kaca dapat mengatasi semua rintangan yang menghadangnya. Walaupun ia sempat bercinta dengan Dewayani, putri sang Bhagawan, Sang Kaca tetap tidak pernah bergeser dari tujuan semula yakni untuk mendapatkan ilmu 'sanjiwani' dan ia berhasil.
Narakesuma
Dikisahkan Nara Kesuma yang bermaksud untuk mengikuti sayembara di Madura. Di tengah hutan ia dicegat oleh Daitya Kala Dharma yang memaksanya untuk dikawinkan dengan putri sang Daitya yang bernama Kacawati yang konon Dewi Kacawati sangat tergila-gila kepada sang Raden, walaupun ia hanya mengenal wajah sang Raden dalam mimpi. Semula Nara Kesuma berusaha untuk berontak dan menolak tawaran sang Daitya Kala Dharma. Namun berkat kesaktian sang Daitya akhirnya Nara Kesuma berhasil ditaklukkan untuk kemudian dipertemukan dengan Dewi Kacawati. Suatu ketika Nara Kesuma menyampaikan perasaannya yang kurang bahagia dan rasa malunya karena mempunyai mertua raksasa. Hal ini didengar oleh Sang Kala Dharma. Demi kebahagiaan putrinya sang Kala Dharma rela mati dengan suatu permintaan bahwa pada saatnya nanti (dalam perang Bharatayudha) akan menuntut balas dari Nara Kesuma.
Mahabaratha besar(Kolosal)
Sejak tahun 1981 ada sejumlah sendratari Mahabharata Kolosal yang telah ditampilkan pada Pesta Kesenian Bali selama ini. Di antara bagian-bagian cerita yang dipagelarkan pada tahun-tahun awal Pesta Kesenian Bali adalah:Arjuna Wiwaha, Sayembara Drupadi, Sayembara Dewi Amba, Pandawa Korawa Aguru, Dewa Ruci, Eka Lawya, Kresna Duta, Kangsa Lima, Sakuntala, Parikesit, Bale Gala-Gala, Gugurnya Duryudhana, Gugurnya Abhimanyu, Gugurnya Gatutkaca, Gugurnya Karna, Gugurnya Salya, Gugurnya Kresna, Gugurnya Kicaka, Pandawa Kasorga dan Prabu Nala.

Jika dilihat dari jumlah penarinya, Sendratari dapat dibagi menjadi 2, yaitu Sendratari Kecil (ada umumnya dibawakan oleh 10 sampai 25 orang penari,seperti yang terjadi antara tahun 1960 sampai 1970) dan sendratari besar/kolosal(pada umumnya melibatkan antara 50 sampai 150 orang penari, seperti yang terjadi pada sendratari-sendratari yang ditampilkan dalam arena PKB)

Sendratari sering sekali dipentaskan di Gedung ArtCenter bali dan juga pernah di GWK diBali. Seringnya pada PKB(Pesta Kesenian Bali). jadi jangan lupa ya untuk nonton Sendratari. Penuh dengan Tarian dan Pakaiannya juga unik-unik.

Have fun in Bali.....

0 ForU comment:

  © Free Blogger Templates Spain by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP